berbahayakan daging kambing untuk ibu hamil

Berbahayakan Daging Kambing Untuk Ibu Hamil ?

Seringkali para ibu muda yang tengah hamil menghadapi cukup banyak larangan dan saran yang tidak selalu bisa Anda telusuri dasar-dasarnya. Sebagian sebenarnya hanya mitos dan sebagian lain memang sudah terbukti secara klinis kebenarannya.

Salah satu yang kerap menjadi larangan bagi para ibu hamil adalah memakan daging kambing. Benarkan berbahaya memakan daging kambing untuk ibu hamil?

Beberapa fakta berikut ini mungkin bisa menjadi tinjauan klinis untuk Anda dalam mempertimbangkan menyajikan menu daging kambing untuk ibu hamil.

  1. Daging kambing beresiko menaikan tekanan darah
    Hypertensi pada ibu hamil bisa beberapa kali lebih berbahaya daripada pada orang biasa. Karena hypertensi beresiko menyebabkan permasalahan pada pembuluh darah dan keracunan kehamilan atau preeklamsi pada saat persalinan. Jadi sebaiknya seorang ibu hamil menjaga kestabilan tekanan darahnya tetap dalam kondisi normal.
  2. Daging kambing baik untuk anemia dan hypotensi
    Pada sisi lain, tidak sedikit ibu hamil yan menderita anemia dan hypotensi yang cukup parah. Kondisi ini akan menurunkan daya tahan tubuh, menurunkan kebugaran hingga kemampuan tubuh untuk mendistribusikan nutrisi pada janin. Pada kondisi khusus macam ini, justru seporsi daging kambing bisa membantu mengatasi masalah. Bila kondisi tekanan darah cenderung rendah, sedikit daging kambing menjelang persalinan bisa membantu para ibu hamil menjaga kekuatan tubuhnya untuk persalinan.
  3. Daging kambing setengah matang berbahaya
    Mengkonsumsi daging apapun dalam keadaan tidak matang sempurna memang beresiko. Anda harus memastikan sepenuhnya daging bebas segala bakteri dan virus macam toksoplasma atau salmonella. Keberadaan virus atau bakteri ini dalam tubuh bisa saja tidak mengganggu tubuh Anda tetapi akan merusak pertumbuhan janin.
  4. Daging kambing panas di perut
    Sebenarnya daging kambing bukan daging panas seperti banyak orang katakan, itu sebenarnya hanya mitos. Tetapi untuk Anda dengan kondisi lambung yang lemah (sementara banyak para ibu hamil biasanya mengeluhkan masalah lambung seperti mual dan rasa sesak di perut) biasanya sedikit merasa berat dalam mengolah protein dalam daging kambing yang lebih padat. Inilah yang kemudian membuat daging kambing terasa panas di perut.

Jadi selama kondisi kehamilan Anda cukup sehat, tanpa ada keluhan hypertensi atau maag akut. Anda masih bisa kok mencicipi sedikit daging kambing. Siapa bilang daging kambing untuk ibu hamil itu berbahaya? Ternyata tidak sepenuhnya benar kan?

(sumber gambar : rabbitvillage.blogspot.com)

Tagged with:

Filed under: Artikel